Aaron Ramsey Diminati oleh AC Milan

AC Milan yang diberitakan memiliki keinginan untuk merekrut pemain gelandang Arsenal, Aaron Ramsey. Kesempatan ini cukup terbuka sebab perjanjian kontrak Ramsey dengan klub bakal secepatnya berakhir.
Pemain dengan usia 27 tahun tersebut sudah menjadi sosok yang sangat memiliki pengaruh terhadap The Gunners semenjak dirinya sampai dari Cardiff City di tahun 2008. Dirinya telah menjalani 333 performa untuk klub dan sudah berhasil meraih kemenangan sebanyak tiga Piala FA.
Akan tetapi, dengan perjanjian kontraknya yang bakal berakhir pada musim panas nanti. Apalagi masih belum ada rencana mengenai perpanjangan kontrak baru pada waktu dekat ini, terdapat rasa khawatir mengenai masa depannya Ramsey dengan Arsenal akan dilanjutkan ataupun tidak.
Rasa takut yang dirasakan oleh para suporter The Gunners tersebut menyebabkan timbulnya spekulasi terbaru. Sebagaimana yang telah dilaporkan, AC Milan sudah memberikan arahan pandangan mereka terhadap Ramsey.
Reaksi dari pesepakbola Arsenal, Aaron Ramsey usai tak berhasil menjebol gawang Atletico Madrid di kompetisi leg kedua semifinal Liga Europa yang dilangsungkan di Wanda Metropolitano, pada hari Kamis (3/5). Arsenal yang akhirnya mengalami kekalahan di Liga Europa dengan perolehan skor 0-1.
AC Milan bahkan bisa bergerak di bulan Januari mendatang, dengan kemungkinan kesepakatan nilai dana yang sebelum dirinya menjabat sebagai pemain bebas di akhir musim.
Ramsey mungkin bakal tergiur untuk hengkang ke Serie A dan menjadi bagian dari raksasa Italia. Dengan memiliki kualitas teknis dan keahlian kepemilikan serta etos dari hasil kerjanya, tak terdapat alasan lagi bagi Ramsey untuk berlabuh ke AC Milan.
Manajer AC Milan, Gennaro Gattuso, selama ini amat bergantung terhadap ketiga pemain yang ada di lini tengahnya yakni pemain Giacomo Bonaventura, Lucas Biglia, serta Franck Kessie. Akan tetapi, dalam mengawali musim baru ini, manajer berasal dari Italia tersebut memerlukan pemain bantuan yang memiliki kualitas tinggi di lini tersebut.
Kemampuan yang dimiliki oleh Ramsey pada lini tengah berhasil menjadi pemecah dari buntunya sang manajer dalam menjebolkan gol dapat membuatnya muncul sebagai pertandingan ideal untuk peran Bonaventura. Akan tetapi, masih memerlukan waktu apakah Ramsey sungguh-sungguh yakin untuk hengkang dari Arsenal usai selama satu dekade di London utara.

Ilkay Gundogan Tidak Akan Terima Pinangan Barcelona

Impian dari skuad Barcelona agar bisa memiliki pemain yang bernama Ilkay Gundogan ini kelihatannya tidak akan terwujud. Lantaran dirinya sekarang ini diisukan tak mempunyai niat untuk hengkang ke ke Camp Nou dimusim panas ini.
Isu mengenai skuad Barcelona yang terpikat dengan Gundogan juga merupakan isu yang sudah lama. Tim yang berasal dari Catalunya tersebut ini memang sudah dua tahun terakhir diisukan ingin membeli jasa mantan pemain dari Borussia Dortmund itu.
Dimusim panas ini Barca juga kembali diisukan akan membeli pemain Gundogan. Sang gelandang diberitakan memiliki kemampuan yang cukup untuk duduk pada posisi yang ditinggal oleh Andres Iniesta yang memilih untuk pergi ke Jepang diakhir musim lalu.
Rencana dari skuad Barca untuk membeli Ilkay Gundogan juga terlihat tidak akan terwujud. Lantaran gelandang tak mempunyai keinginan untuk hengkang ke Camp Nou. Pada saat dirinya hengkang ke Manchester City dimusim 2016 lalu, keadaan dari Gundogan memang terlihat tidak begitu baik. Dia jarang sekali memperoleh peluang untuk bermain dalam skuad utama Manchester City lantara cedera yang ia alami.
Pada musim lalu kondisinya juga terlihat sudah kian membaik. Dia berhasil turun dalam 48 laga untuk The Citizens dalam semua kompetisi. Dan pada musim ini, peluang dari Gundogan untuk bermain juga kian bertambah sesudah Kevin De Bruyne menderita cedera.
Oleh karenanya sang gelandang juga kian percaya jika dirinya harus menolak tawaran dari juara La Liga tersebut. Untuk bentuk komitmen dia pada Manchester City, Ilkay Gundogan diisukan ingin tetap berada di Etihad Stadium. Dia juga diberitakan sudah siap perpanjang kontrak di skuad Manchester Biru.

Alexis Sanchez Pisah Dengan Sang Kekasih

Pemain penyerang klub Manchester United, yakni Alexis Sanchez memberikan pengumuman tentang masalah perpisahannya dia dengan sang kekasih, Mayte Rodriguez melalui storynya di akun instagram. Sanchez pun mendoakan supaya sang eks kekasih bisa tetap merasa bahagia.
“Saya yang memiliki doa kepada anda agar anda selalu mendapatkan yang terbaik. Bertemua dengan Anda dan mengikir momen manis bersama-sama menjadi sebuah hal yang sangat indah. Namun, kami membuat keputusan agar setiap orang mesti mengikuti jejaknya sendiri dan berjuang untuk menggapai mimpinya,” isi caption Sanchez di akun instagramnya.
Caption itu ditulis pada video singkat yang diupload oleh Sanchez. Pada video tersebut tampak foto-foto mereka keduanya ketika mereka masih menjalin asmara.
Sanchez mengatakan jika uploadnya itu ialah untuk menghormati kisah hubungan manisnya dengan sang eks kekasih. “Saya tak biasanya mengupload foto semacam ini dan melakukan hal seperti ini. Namun, saya mengharapkan rasa hormat terhadap siapapun tanpa mengetahui rasa sakitnya sebab di balik semuanya terdapat keluarga dan anak, kicau Sanchez lagi.
Diperkirakan penyebab mereka berdua pisah disebabkan karena penampilan Sanchez di Machester Unitef yang mengalami kemerosotan. Dari empat kompetisi di ajang Liga Inggris, Sanchez yang baru saja tampil sebanyak tiga kali dan masih belum menjebolkan satu golpun kepada MU.
Harapan yang serupa juga dinyatakan oleh Mayte melalui akunnya. Dirinya juga memiliki harapan supaya Sanchez tetap sukses walau tak lagi menjalani hubungan kasih dengan dirinya.
“Beberapa waktu kemarin, dengan rasa cinta dan juga rasa hormat, kami akhirnya membuat keputusan untuk mengakhiri hubungan kami dan akhirnya mengambil jalan yang berbeda. Kami sama-sama berharap untuk kebahagiaan bagi hidup kami,” tulis Mayte.
Uploadnya Sanchez ini semacam memberikan isu jika keduanya memang sudah tak lagi harmonis semenjak bulan Mei kemarin. akan tetapi saat itu, Sanchez memutuskan untuk tak mempublikasikan isu itu.

PSG Berhasil Merekrut Juan Bernat

Kubu PSG sudah membeli pemain Juan Bernat dari klub Bayern Munich. Pemain bek kiri tersebut diboyong dengan perjanjian kontrak berdurasi selama tiga musim lamanya. Bernat yang diberitakan diboyong oleh klub PSG dengan nilai transfer mencapai 15 juta euro. Pemain bek kiri ini sudah menandatangani perjanjian kontrak hingga bulan Juni 2021 mendatang.
Bek yang berusia 25 tahun ini sebelumnya menjadi anggota klub Bayern di musim 2014/2015. Maka, menjadi pilihan utama pada musim pertama, Bernat setelah itu kalah bersaing dengan David Alaba
Pada saat tiga tahun terakhir, sang pesepakbola ini tidak pernah ikut bertanding melebih 18 kali per musimnya di kubu Bundesliga.
“Paris Saint-Germain dengan senangnya mengkonfirmasi mengenai proses transfer Juan Bernat Velasco. Hingga sampai dari FC Bayern Munich, bek berpaspor Spanyol ini menandatangani perjanjian kontrak yang berdurasi tiga tahun di klub ibukota, hingga tanggal 30 Juni 2021,” tulis situs resmi PSG.
Pemain berusia 25 tahun ini juga mengatakan jika dirinya merasa senang dapat menjadi anggota dari PSG. Setelah mengawali kariernya di klub Valencia dan mencari pengalaman di klub Bayern, Bernat kini sangat bersemangat untuk mengawali petualangan baru di kota Prancis.
“Saya merasa amat bangga dapat menjadi salah satu anggota klub Paris Saint-Germain. Setelah awal karier saya di Spanyol dan mencari pengalaman di Jerman, saya bakal mendapatkan pengalaman di sebuah negara baru dan berada di atas dari segalanya, sebuah kubu yang akan memicu kemunculan spektakuler pada tahun-tahun akhir-akhir ini,” ujarnya.
“Paris Saint-Germain juga sudah sangat dikenal oleh seluruh penjuru Eropa, dengan memiliki pemain-pemain dengan level kelas dunia, Parc de Princes yang sangat disanjung, dengan hasrat yang sangat besar. Saya juga bersemangat dapat bekerja di bawah bimbingan Thomas Tuchel, yang cara bekerjanya di Jerman sudah sangat mengesankan. Saya sangat bersemangat untuk mengambil langkah selanjutnya pada masa karier bersama Paris,” tandas Bernat.

Hector Bellerin Ungkap Arsenal Berubah Berkat Unai Emery

Bek dari klub sepakbola Arsenal, Hector Bellerin mengatakan jika The Gunners sekarang ini telah berkembang sesudah mereka diasuh oleh pelatih baru, Unai Emery. Dirinya yakin jika skuad Arsenal akan terus berkembang lantaran Emery memberikan banyak perubahan positif untuk skuad mereka.
Sebelum itu, Arsenal diungkap akan sulit lantaran mereka tidak lagi dilatih oleh Arsene Wenger, yang juga telah mengasuh mereka untuk jangka waktu 22 tahun. Memang tidak salah jika kehilangan sosok seperti Wenger bukan sebuah hal yang mudah, Emery juga memang akan menjalani tugas berat untuk adaptasi dengan sepak bola Inggris dan juga merubah gaya bermain skuadnya itu.
Diawal laga Premier League 2018/19 ini juga terlihat tidak begitu bagus untuk mereka. Arsenal dilumpuhkan oleh klub lain pada dua pertandingan pertama dan baru berhasil memperoleh kemenangan pada pekan ketiga dan keempat. Sambutan yang tidak cukup baik untuk pelatih Emery
hengkangnya Arsene Wenger memang lebih masif dari yang kita lihat. Lantaran tidak hanya Wenger yang meninggalkan mereka, banyak staf pelatih yang telah bekerja selama puluhan tahun juga harus hengkang dari Arsenal lantaran Emery yang datang membawa staf sendiri.
Hal ini memang sudah wajar jika terjadi di skuad professional Eropa, Hector Bellerin juga mengatakan jika dirinya berterima kasih untuk mereka yang hengkang dari Arsenal.
“Arsenal memang terlihat layaknya skuad baru. Kami memiliki banyak sekali staf baru. Saya juga merasa sangat sedih untuk mereka yang sudah pergi dan saya berterima kasih kepada mereka semua,” papar Bellerin.
“sedikit dari mereka memang bekerja di skuad ini dalam waktu yang lama. Tetapi anda akan dapat bisa paham dengan alasan pelatih baru yang ingin membawa stafnya sendiri ke skuad ini.” Ungkap Hector Bellerin.

Alexandre Lacazette Tidak Ingin Hengkang

Tak memperoleh jaminan bermain dengan regular ini diungkapkan jika telah Alexandre Lacazette mulai tak merasa kerasan bermain di Arsenal. Tetapi berita itu juga langsung ditepis oleh sang bomber dan dirinya mengatakan senang disini.
Lacazette jadi tumpuan dalam lini serang Arsenal dimusim perdana dirinya, yakni pada musim 2017/18 silam. Tetapi dengan datangnya Pierre-Emerick Aubameyang pada Januari 2018, mulai mengkikis menit bermain yang diterima oleh Lacazette.
Dan diawal musim 2018/19, coach Unai Emery memang baru satu kali menurunkan bomber yang berusia 27 tahun menjadi pemain inti. Dalam tiga pertandingan yang lainnya itu, Emery Cuma berhasil turunkan Lacazette menjadi pemain pengganti untuk Arsenal.
Keadaan itu juga yang membuat datangnya rumor bila Alexandre Lacazette mulai tak merasa kerasan berada di Stadion Emirates. Mantan pemain Lyon tersebut juga yang coba mencari opsi lain pada Januari yang akan datang. Namun Lacazette membantah hal tersebut.
Lacazette membantah bila dirinya ingin hengkang dari skuad Arsenal lantaran pada menit bermain yang minim. Dan sebaliknya Lacazette malah sudah siap untuk bersaing memperoleh tempat utama. Dirinya juga merasa jika ia masih senang dengan The Gunners.
“Saya tak mengetahui siapa yang telah memulai isu yang demikian. namun, saya sekarang ini berada dalam salah satu skuad kelas atas di London. Saya benar-benar bahagia bermain untuk Arsenal,” papar Lacazette.
“Saya mengetahui memang akan selalu sulit agar dapat masuk kedalam starting line-up bersama dengan skuad layaknya skuad Arsenal. namun, saya memang akan bahagia berjuang dan bekerja untuk bisa mendapatkan hal tersebut,” tuntas Alexandre Lacazette.

Permintaan Lucas Torreira Untuk Pindah Ke Arsenal

Permintaan Lucas Torreira Untuk Pindah Ke Arsenal

Torreira mengatakan dirinya memperoleh sejumlah informasi dari Suarez mengenai masalah Liga Primer Inggris.

Pemain milik klub Arsenal, yakni Lucas Torreira mengatakan jika penyerang Barcelona Luis Suarez memberikan bantuan kepadanya untuk menjadi bagian dari Emirates Stadium.
Torreira yang berhasil hengkang ke Arsenal dari Sampdoria di bulan Juli kemarin dengan nilai transfer yang tak diumumkan.

Torreira yang melakoni masa debutnya di ajang Liga Primer Inggris pada tanggal 12 Agustus lalu, menjadi pemain pengganti ketika pertandingan berjalan hinge ke menit 70, pada saat Arsenal mengalami kekalahan dengan skor 2-0 melawan Manchester City.

Torreira yang bertanding bersama Suarez di Timnas Uruguay. “Luis Suarez sudah banyak membantu saya,” papar Torreira.

“Dia mengatakannya pada Raul Sanllehi, yang berhasil membawa sejumlah pemain ke Barcelona. Saya sungguh-sungguh sangat berterima kasih pada Luis dan tak lama saya baru saja mengirimkan ucapan terima kasih padanya.”

“Dia memberitahukan kepada saya Liga Primer sangatlah indah, mengatakannya sebagai liga yang paling baik, dan dia menyatakan jika begitu bagusnya masanya dia di klub Liverpool. Pada saat kami bersama-sama di Tim Nasional, dirinya kerap membahas mengenai Liga Primer.”

“Saya dan Gaston Ramirez berteman baik dan dirinya juga membahas mengenai Liga Primer, stadion, serta manajer klub. Dia mengungkapkan semua hal yang ada disana sangatlah bagus, dan hal tersebut merupakan langkah awal yang bagus bagi saya. Sekarang, saya melihat semuanya yang telah dinyatakan dengan mata kepala saya sendiri.”

Willian Akan Tetap Tinggal Di Chelsea

Willian Akan Tetap Tinggal Di Chelsea

Pada beberapa saat yang lalu, salah satu pemain Chelsea, Willian Borges da Silva, atau yang sering dipanggil Willian, sempat dikabarkan tidak suka lagi berada di Chelsea. Hal ini dikarenakan hubungannya dengan pelatih sebelumnya, Antonio Conte yang kurang bersahabat. Akan tetapi sekarang setelah Sarri mengambil alih, sang bintang Brasil jadi ingin tetap tinggal.

Willian dikabarkan siap bertahan di Chelsea yang saat ini dipegang Maurizio Sarri setelah sebelumnya sang pemain ‘sedih’ dengan pelatih sebelumnya, Antonio Conte.
Pemain sayap tersebut sempat dikabarkan sudah siap pindah dari Stamford Bridge. Dengan kemungkinan Manchester United dan Barcelona yang akan menjadi tempat tujuan bagi sang pemain.

Akan tetapi pemain 29 tahun tersebut turun kelapangan pada babak kedua ketika Chelsea melawan Manchester United di laga Community Shield. Setelah laga yang berakhir dengan kekalahan Chelsea (0-2), Willian mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya sudah berbicara dengan Sarri, dan sang pelatih berhasil menggoda dirinya untuk tetap di klub.
“Saya selalu jelas mengatakan bagaimana saya menikmati bermain untuk Chelsea. Saya tidak pernah mengatakan kepada siapapun bahwa saya ingin pergi, tetapi beberapa hal yang terjadi dengan pelatih sebelumnya membuat saya bersedih,” Ucap Willian yang dilansir dari FourFourTwo.
“Tetapi sekarang adalah siklus baru. Saya sudah menjalani percakapan yang baik dengan sang pelatih baru kami. Saya harap tahun ini bisa menjadi menjadi kemenangan kami.”
“Keinginan saya adalah tetap di klub, kecuali jika mereka ingin menjual saya. Kita tidak akan tau, tetapi saya selalu jelas bahwa keinginan saya adalah tinggal disini.”
“Kepala saya ada disini di Chelsea tetapi kita tidak pernah tau soal hari esok. Jadi saya berharap saya tetap di klub.”

Walaupun sempat mendapat menunjukkan semangat di akhir babak pertama, Tetapi Chelsea tampil dengan permainan yang kurang kerja sama di Wembley. Bahkan banyak pihak yakin Chelsea sedang beruntung karena tidak kebobolan lebih dari dua gol pada pertandingan tersebut.
Akan tetapi Willian yakin, gaya permainan menyerang Sarri yang pernah dimainkan ketika sang pelatih masih di Napoli bisa menjadi suatu perubahan.
“Tidak diragukan lagi, gaya tersebut adalah gaya permainan yang saya suka, bukan hanya saya tetapi seluruh pemain,” Lanjutnya.
“Jadi kami masih perlu berkembang dan terus bekerja. Diawal pasti sedikit lebih sulit sampai kami mengerti gaya permainan yang baru ini dan semuanya akan berubah. Tetapi kami sudah memulai Liga ini dengan cukup baik.”

Thibaut Courtois Akan Berdiskusi Langsung Dengan Sarri

Thibaut Courtois Akan Berdiskusi Langsung Dengan Sarri

Target utama Real Madrid, Thibaut Courtois sudah kembali ke Chelsea pada hari senin ini, dan sang pelatih, Maurizio Sarri ingin mendiskusikan soal masa depan sang kiper Belgia.

Maurizio Sarri ingin mengadatakan pembicaraan empat mata dengan Thibaut Courtois. Hal tersebut dilakukan setelah agen Courtois mendesak pihak Chelsea untuk membiarkan sang kiper pergi bergabung dengan Real Madrid.
Pemain internasional Belgia tersebut saat ini sudah menjalani liburan tambahan setelah dirinya membantu timnas Belgia di kancah Piala Dunia yang mana berhasil menjadi juara tiga. Setelah itu, masa depannya di klub tetap menjadi topik diskusi mengingat kontraknya tinggal satu tahun lagi.

Agen Courtois, Cristophe Henrotay mengaku bahwa kliennya, ingin kembali ke ibukota negara Spanyol. Yang mana disana tinggal anak-anaknya, akan tetapi Sarri akan memutuksan masa depannya ketika sang kiper sudah kembali ke klub pada Senin ini.
Sarri sendiri mengaku dirinya tidak ingin berbicara kepada agen Courtois. Dirinya hanya ingin mendengar kata-kata langsung dari si kiper. Kata-kata yang menyatakan bahwa dirinya ingin keluar dari klub
“saya tidak memiliki reaksi pada sang agen, saya tidak tertarik dengan si agen, saya ingin mendengarnya langsung dari Courtois.” Ucap Sarri yang dilansir dari FourFourTwo setelah pertandingan Chelsea melawan Manchester City.

Pada akhirnya, jika Courtois memang ingin keluar maka dirinya akan langsung mengurus ke klub. Sang pelatih tidak ingin ada pemain yang kurang semangat membela klub dalam pasukannya.
“Jika Courtois mengatakan yang sama kepada saya, maka saya akan berbicara kepada pihak klub, tentu saja, karena saya hanya ingin pemain yang memiliki motivasi tingkat tinggi.” Lanjutnya.
“Saya tidak memiliki apapun untuk menjawab si agen.”

Disisi lain, rekan seperjuangan Courtois, Eden Hazard juga dikait-kaitkan dengan transfer ke Milan pada bursa transfer ini.
Sarri mengaku akhir-akhir ini dirinya sudah berbicara dengan kedua pemain, Courtois ataupun Hazard, akan tetapi sang pelatih sepertinya santai saja dengan situasi mereka.
“Saya berbicara dengan mereka dua hari yang lalu, jadi saya tau apa yang akan mereka katakana kepada saya besok; Saya siap.” Ucap Sarri kepada BT Sport.
Dirinya kemudian ditanyakan apakah nantinya akan ada berita baik atau buruk.
“Saya pikir akan lebih banyak baik daripada burku,” Merupakan jawaban Sarri.

Sebagai informasi, pertandingan Community Shield yang mempertandingan Chelsea vs Manchester City, berakhir dengan kemenangan City 0-2. Pasukan Chelsea sepertinya masih belum bisa bermain sempurna dibawah naungan si pelatih baru.

Pep Guardiola Memuji Permainan Bernardo Silva

Pep Guardiola Memuji Permainan Bernardo SilvaPermainan Bernardo Silva pada pertandingan Manchester City vs Chelsea yang berakhir 2-0 di laga Community Shield dikatakan Pep Guardiola sebagai suatu ‘mahakarya’.

Pep Guardiola memuji permainan Bernardo Silva di laga Community Shield. Sebuah ‘mahakarya’ begitu dia bilang. Karena hal itu, pemain Portugal tersebut sepertinya akan menjadi nama pertama yang akan masuk dalam rencana tim City untuk Guardiola.
Pada pertandingan melawan Chelsea di Wembley, Silva mampu bermain seperti seorang perantara. Dirinya sempat membantu Sergio Aguero dalam mencetak gol dan bekerja di posisi tengah bersama Kevin De Bruyne.
Hanya De Bruyne dan Edersen yang tampil lebih banyak di laga Premier League daripada Bernardo Silva pada musim lalu. Meskipun Bernardo hanya tampi 20 kali, tetapi sang pelatih, Guardiola mengaku hampir membuat keputusan terakhir untuk pemain 23 tahun tersebut di musim depan.
“Permainan yang ditunjukkan Bernardo Silva merupakan sebuah mahakarya.” Ucap Guardiola yang dilansir dari FourFourTwo.
“Semuanya tau bahwa sang pemain sayap ingin bersaing. Saat ini hanya ada Bernardo dan 10 pemain lagi. Tetapi 11 bulan dari sekarang semuanya akan tergantung dari yang mereka tampilkan dilapangan.”
“Bernardo masih jauh sekali dari pemain lain, jadi itulah kenapa, pada saat ini, dirinya bermain.”
“Dia sangat pintar, dan cerdik. Dia seorang petarung, dan pesaing. Saya pikir dia adalah pria yang paling dicintai di tim dan sekarang dia menunjukkan saya banyak hal.”

Faktor besar lainnya atas kemenangan City adalah kehadiran Sergio Aguero yang mana sudah menyumbang 200 gol untuk klub.
Guardiola sangat terkesan dengan kembalinya pecetak rekor terbesar City ke klub setelah sang pemain ikut di Piala Dunia. Sang pelatih yakin Aguero akan memberikan dampak besar dalam usaha City untuk menjaga gelar kemenangan mereka.
“Sergio selalu punya masahal kecil dengan kodisi fisiknya – mungkin dia butuh sedikit waktu lagi untuk mengurus kondisi fisiknya. Tetapi dia hadir dengan hebat, jadi baik-baik saja.”
“Saya pikir pada akhir musim, operasi lutut yang dia alami membuat dirinya mengalami sedikit masalah pada tahun lalu. Tetapi Ramon Cugat, dokter terbaik di dunia, telah melakukan operasi yang sempuran dan sekarang dirinya merasa bebas.”
“saya pikir hal ini merupakan berita yang baik untuk musim kami. Dia sudah mencetak dua gol, menghasilkan peluang, dia juga sebenarnya bisa mencetak tiga atau empat atau lima gol.”
“Hal tersebut baik adanya.”