Pep Guardiola Memuji Permainan Bernardo Silva

Pep Guardiola Memuji Permainan Bernardo SilvaPermainan Bernardo Silva pada pertandingan Manchester City vs Chelsea yang berakhir 2-0 di laga Community Shield dikatakan Pep Guardiola sebagai suatu ‘mahakarya’.

Pep Guardiola memuji permainan Bernardo Silva di laga Community Shield. Sebuah ‘mahakarya’ begitu dia bilang. Karena hal itu, pemain Portugal tersebut sepertinya akan menjadi nama pertama yang akan masuk dalam rencana tim City untuk Guardiola.
Pada pertandingan melawan Chelsea di Wembley, Silva mampu bermain seperti seorang perantara. Dirinya sempat membantu Sergio Aguero dalam mencetak gol dan bekerja di posisi tengah bersama Kevin De Bruyne.
Hanya De Bruyne dan Edersen yang tampil lebih banyak di laga Premier League daripada Bernardo Silva pada musim lalu. Meskipun Bernardo hanya tampi 20 kali, tetapi sang pelatih, Guardiola mengaku hampir membuat keputusan terakhir untuk pemain 23 tahun tersebut di musim depan.
“Permainan yang ditunjukkan Bernardo Silva merupakan sebuah mahakarya.” Ucap Guardiola yang dilansir dari FourFourTwo.
“Semuanya tau bahwa sang pemain sayap ingin bersaing. Saat ini hanya ada Bernardo dan 10 pemain lagi. Tetapi 11 bulan dari sekarang semuanya akan tergantung dari yang mereka tampilkan dilapangan.”
“Bernardo masih jauh sekali dari pemain lain, jadi itulah kenapa, pada saat ini, dirinya bermain.”
“Dia sangat pintar, dan cerdik. Dia seorang petarung, dan pesaing. Saya pikir dia adalah pria yang paling dicintai di tim dan sekarang dia menunjukkan saya banyak hal.”

Faktor besar lainnya atas kemenangan City adalah kehadiran Sergio Aguero yang mana sudah menyumbang 200 gol untuk klub.
Guardiola sangat terkesan dengan kembalinya pecetak rekor terbesar City ke klub setelah sang pemain ikut di Piala Dunia. Sang pelatih yakin Aguero akan memberikan dampak besar dalam usaha City untuk menjaga gelar kemenangan mereka.
“Sergio selalu punya masahal kecil dengan kodisi fisiknya – mungkin dia butuh sedikit waktu lagi untuk mengurus kondisi fisiknya. Tetapi dia hadir dengan hebat, jadi baik-baik saja.”
“Saya pikir pada akhir musim, operasi lutut yang dia alami membuat dirinya mengalami sedikit masalah pada tahun lalu. Tetapi Ramon Cugat, dokter terbaik di dunia, telah melakukan operasi yang sempuran dan sekarang dirinya merasa bebas.”
“saya pikir hal ini merupakan berita yang baik untuk musim kami. Dia sudah mencetak dua gol, menghasilkan peluang, dia juga sebenarnya bisa mencetak tiga atau empat atau lima gol.”
“Hal tersebut baik adanya.”

Marco Silva Mendesak Everton Untuk Mendatangkan Pemain Baru

Marco Silva Mendesak Everton Untuk Mendatangkan Pemain Baru

Marco Silva meyakini Everton saat ini lebih membutuhkan bantuan pemain belakang sebelum batas waktu transfer pada hari kamis nanti.

Pelatih Everton, Maco Silva mendesak pihak klub untuk segera mendatangkan pemain belakang bagian tengah sebelum masa transfer di tutup. Sementara itu the Toffees masih dikaitkan akan mendatangkan Yerry Mina dan Jamaal Lascelles.
Nama Mina di Barcelona dan nama Lascelles sang kapten Newcastle United muncul sebagai sosok yang mungkin didatangkan sebelum hari kamis. Kemudian nama Marcos Rojo juga sempat muncul.
Everton sebelumnya sudah mendatangkan Richarlison dari Watford dan Lucas Digne dari Barca. Tetapi sekarang mereka membutuhkan bantuan pemain bertahan mengingat pemain belakang mereka, Ashley Williams sedang dipinjam Stoke City ditambah dengan kekalahan mereka pada laga pramusim.

Sang pelatih sebenarnya sadar apa yang mereka butuhkan sejak awal. Akan tetapi dirinya perlu waktu dan melakukan keputusan yang lain demi menemukan hal yang kurang dari klub. Meskipun begitu bukanlah hal yang bagus untuk menunggu lama melakukan hal tersebut hanya untuk menemukan hal yang paling dibutuhkan.
“Memang bukan hal terbaik untu menunggu sampai hari terakir tetapi bursa transfer sangat sulit.” Ucap Silva yang dilansir dari FourFourTwo.
“Ketika kami mulai, kami, kurang lebih tau apa yang akan menjadi target kami.”
“Saya tau posisi apa yang perlu dikembangkan dan saya harus mengambil keputusan lebih untuk memastikan segalanya. Tetapi pada beberapa posisi, sudah jelas dalam pikiran saya apa yang kami butuhkan sejak hari pertama.”

Marco Silva mengaku dirinya kerap kesulitan untuk menurunkan pemain belakang jika dirinya mau. Hal ini dikarenakan Mason Holgate yang sudah mengalami cedera, dan Ashley Williams yang sedang dipinjam.
“Sejak hari pertama kami selalu tidak memiliki pemain tengah-belakang jika saya ingin meletakkan satu di permainan. Mason Holgate sudah cedera sejak minggu pertama pra musim. Kami kemudian kehilangan yang lain (Ashley Williams).”

Pada akhirnya sang pelatih benar-benar ingin mendatangkan pemain belakang baru. Dirinya sangat memerlukan pemain baru tersebut untuk mengembangkan skuat Everton
“Ini hanyalah satu posisi dan sangat mudah dipahami berapa banyak yang kami butuhkan pada posisi tersebut.”
“Kami harus mendatangkan pemain baru pada posisi tersebut.”
“Tidak mudah bagi kami sebagai klub untuk mendatangkan beberapa pemain, karena normalnya mereka akan meminta uang yang banyak dan juga kami harus mengambil keputusan yang tepat.”
“Kami benar-benar perlu mengembangkan skuat kami.”
“Tidak penting jika anda mengganti 10 pemain tetapi jika anda mendatangkan lima atau enam pemain yang dibutuhkan untuk mengembangkan skuat, maka semuanya akan baik-baik saja.”

Manchester City Perlu Memenangkan Seluruh Trofi

Manchester City Perlu Memenangkan Seluruh TrofiManchester City Perlu Memenangkan Seluruh Trofi

Aymeric Laporte mengatakan bahwa Manchester City harus terus berkembang demi mendapatkan seluruh empat trofi besar pada musim ini.

Aymeric Laporte saat ini sedang bertekad demi membantu Manchester City dalam mendapatkan empat kompetisi besar pada musim ini. Tekad ini sepertinya muncul karena pasukan Pep Guardiola baru saja menang melawan Chelsea 2-0 pada laga Community Shield di Wembley.
Pada pertandingan tersebut, Sergio Aguero sukses mencetak kedua gol tersebut pada masing-masing babak. Berkat hal tersebut klub City mengakhiri pertandingan dengan kekalahan Chelsea yang sepertinya masih beradaptasi dengan gaya permainan pelatih baru mereka, Maurizio Sarri.

Laporte berhasil menampilkan penampilan yang baik bersama John Stones dibagian belakang. Pemain yang baru datang pada bulan Januari tersebut masih menikmati musim pertamanya di Manchester, akan tetapi City masih perlu menjaga gelar mereka di EFL Cup.
“Ini adalah musim yang besar,” ucap Laporte yang dilansir dari FourFourTwo.
“Kami benar-benar tau apa yang ingin kami lakukan. Kami memiliki pemain yang hebat. Kami akan mencoba untuk memenangkan segalanya pada tahun ini. Kami tau masih ada klub hebat lainnya dan transfer yang juga hebat.”
“Ini akan sulit. Tetapi kami akan mencoba memenangkan semuanya.”

Laporte sendiri tidak ikut pasukan timnas Prancis di Piala Dunia 2018. Akan tetapi rekan satu negaranya, Benjamin Mendy yang ikut terbang ke Russia sudah kembali lagi ke City.
Mendy sebelumnya sempat mengalami cedera dibagian lutut, dan hal tersebut mengakibatkan sang pemain tidak ikut dalam tujuh pertandingan Premier League pada musim lalu. Kontribusinya Mendy sendiri di Piala Dunia 2018, hanya sekedar menjadi pemain pengganti.
Dikarenakan hal tersebut, Mendy jadi membuat lolucon di akun Twitternya. Yang mengatakan pertandingan 90 menitnya di laga Community Shield terasa sedikit terlalu keras untuk dirinya.
“Saya telah kembali lebih awal, demi klub, untuk menyiapkan diri melawan Chelsea.” Ucap Mendy yang dilansir dari FourFourTwo.
“Saya sudah berbicara dengan Pep, para anggota medis dan semuanya setuju. Saya senang karena hal tersebut baik bagi kami dan tim.”
“Sudah jelas memenangkan Piala Dunia 2018 merupakan sesuatu yang akan kami jaga selamanya dalam hidup kami”
“Sekarang kami sudah kembali ke klub kami. Hal itu sangat luar biasa. Tetapi sekarang kami harus fokus kepada klub dan saya akan memberikan segalanya untuk Manchester City.”

Laga Perdana Goretzka Di Bayern Berlangsung Sukses

Laga Perdana Goretzka Di Bayern Berlangsung Sukses

Pemain gelandang Bayern Munchen, Leon Goretzka baru saja menikmati masa yang menyenangkan pada pertandingan pertama di rumah barunya, yaitu Allianz Arena yang baru di dekorasi ulang.

Leon Goretzka saat ini sedang bahagia pada kesuksesan pertamanya di Bayern Munchen. Pada pertandingan pertama bersama Bayern, klubnya berhasil menang melawan Manchester United 1-0 pada laga DFL-Supercup hari Minggu kemarin.
Jawara Bundesliga tersebut berhasil menggapai kemenangan di Allianz Arena yang baru di model ulang. Sekarang stadion tersebut jadi dipasang bangku dengan design baru.
Di sisi lain, orang yang membawa kemenangan kepada Bayern adalah Javi Martinez. Pemain gelandang tersebut berhasil mencetak gol di babak kedua lewat sundulannya.
Sementara itu, pemain-pemain lain yang ikut Piala Dunia 2018 seperti Manuel Neuer, Robert Lewandowski dan Mats Hummels akan kembali ke klub satu minggu sebelum final DFL-Supercup melawan Eintracht Frankfurt. Dan Goretzka sudah bermain selama 45 menit untuk klub barunya.
Gelandang 23 tahun tersebut didatangkan dari Schalke dengan status transfer bebas atau gratis. Dirinya pun dengan senang hati akan membantu membawakan kemenangan pra musim kedua untuk pelatih barunya, Niko Kovac.
“Saya pikir kami menyelesaikan apa yang sang pelatih inginkan dari kami,” Ucap Goretzka yang dilansir dari FourFourTwo.
“Pertama-tama, hari ini menyenangkan. Saya sangat senang bisa melakukan debut pertama didepan penggemar – walaupun saya tidak tau apakah tiket terjual habis atau tidak. Tetapi terdapat atmosfer yang baik dan musuh yang juga hebat.”
“Dan kami juga memenangi pertandingan, jadi semuanya baik.”

Walaupun sempat dikaitkan dengan klub Benjamin Pavard yang menang Piala Dunia yaitu Stuttgart dan juga Anthony Martial dari United, akan tetapi Goretzka akhirnya memilih untuk bergabung dengan Bayern.
Ketika tiba di Bayern, Goretzka menghadapi persaingan yang sulit untuk menjadi gelandang di klub. Akan tetapi dengan sembilan gol liga dalam dua musim, mantan pemain Bochum tersebut langsung bisa digunakan sebagai senjata untuk Kovac.
Meskipun begitu, Goretzka mengaku dirinya sedikit gagal dalam pertandingan melawan United yang sedang lemah. Sang pemain ingin mencetak gol pada pertandingan tersebut karena dirinya sedang mengincar posisi starter.
“Ya sangat di sayangkan. Pada debut pertama saya di klub-klub sebelumnya saya sering mencetak gol dan saya sempat mendapatkan kesempatannya hari ini,” ucapnya
“Tetapi masih ada moment yang lebih penting pada musim ini daripada hari ini.” Lanjutnya.

Indonesia Menang Melawan Kamboja Pada Piala AFF U-16 2018

Indonesia Menang Melawan Kamboja Pada Piala AFF U-16 2018

Timnas Indonesia U-16 kembali menang pada babak penyisihan Grup A Piala AFF U-16 2018. Pada hari Senin malam tadi, Indonesia berhasil mengakhiri Grup A dengan kemenangan melawan Kamboja dengan skor 4-0 di Stadion Gelora Delta.
Amiruddin Bagus Kahfi sukses menyumbang tiga gol bagi Indonesia pada laga ini. Kemudian Rendy Juliansyah juga membantu timnas Indonesia dengan menyumbang satu gol.
Dengan hasil pertandingan ini, berarti timnas Indonesia berhasil memainkan seluruh laga Grup A dengan keluar sebagai pemenang. Alhasil tim Garuda Asia menjadi juara grup dengan total 15 poin. Setelah ini, timnas Indonesia akan berhadapan dengan runner up Grup B pada babak semifinal.

Babak Pertama.
Pelatih timnas Indonesia, Fachri Husaini terlihat tidak menggunakan strategi yang sama seperti sebelumnya ketika melawan Kambjoa. Dari beragam pemain yang biasanya dipakai pada empat laga sebelumnya, hanya ada Bagus Kahfi dan Fajar Fathur Rahman yang turun kelapangan.
Walaupun begitu, Indonesia tetap kuat. Bahkan gol pertama Rendy langsung diciptakan pada menit ke-12. Pemain bernomor punggun 10 tersebut berhasil menyelesaikan bola yang didapat dari Bagus.
Pada menit ke-20, merupakan menit dimana Bagus mencetak gol berikutnya. Dirinya, yang menerima bola dari Rendy berhasil mencetak gol setelah mengecoh serangan pemain belakang.
Skor pun langsung berubah menjadi 2-0.
Pada menit ke-34, Bagus lagi-lagi mencetak gol. Kali dirinya menerima bantuan dari Hamsa Lestaluhu yang memberikan umpan dan langsung mengubahnya menjadi gol.
Babak pertamapun selesai dengan skor 3-0.

Babak Kedua.
Walaupun sudah jauh memimpin, tetapi Indonesia ternyata masih belum puas. Pada babak kedua, Bagus mampu menjebol gawang Kong Pheaktra lewat titik putih. Bagus sukses membawa Indonesia semakin jauh 4-0 sekaligus mampu melakukan hattrick pada pertandingan tersebut.
Setelah gol keempat Indonesia, Fachri kemudian melakukan pergantian pemain. Para pemain seperti Yadi Mulyadi, Sutan Zico, Dendi Maulana Hakim bahkan Risky Sudirman semuanya diturunkan sang pelatih.
Di sisi lain, Kamboja sepertinya tidak ingin mengakhiri pertandingan dengan hasil seperti ini. Tetapi bukan permainan menyerang yang mereka mainkan, malahan mereka jadi bermain bertahan cukup dalam. Alhasil timnas Indonesia jadi kesulitan menembus pertahanan Kamboja.
Hamsa dan Rendy sempat melakukan beberapa usaha untuk membobol gawang Kamboja, akan tetapi hasilnya nihil. Kemudian Yudha Febrian dan Reza Fauzan juga gagal mengubah skema bola mati menjadi gol.
Akibatnya pertandingan berakhir dengan skor 4-0. Kemenangan bagi timnas Indonesia.

Timnas Indonesia U-16 [4-3-3]:
Ahludz Dzikri Fikri;
Kartika Vedhayanto, Yudha Febrian, Reza Fauzan, Salman Alfarid;
Rendy Juliansyah, Hamsa Lestaluhu, Muhammad Talaoho;
Amariar Abdilah, Bagus Kahfi, Fajar Fathur Rachman.

Timnas Kamboja U-16 [4-4-2]:
Kong Pheaktra;
Leap Pheng, Pichponlogu, Lin Daradevid, Met Samel;
Ky Rina, Bunnarong, Ath Ontoch, Wut Tola;
Chon Chamroeun, Oem Vinrun.

Chelsea Akan Tetap Kuat Tanpa Courtois Dan Hazard

Takdir Cristiano Ronaldo Dengan Juventus

Pemain belakang Chelsea, David Luiz tidak begitu khawatir dengan akibat dari kemungkinan perginya Eden Hazard dan Thibaut Courtois dari Chelsea.

Menurut David Luiz, Chelsea masih memiliki kekuatan untuk menandingi saingan Premier League mereka bahkan jika kedua pemain Belgia mereka, Eden Hazard dan Thibaut Courtois ternyata pindah.
Awan ketidakpastian terus menyelimuti masa depan kedua bintang Belgia tersebut. Meskipun saat ini hanya tersisa satu minggu lagi dari perjalanan awal musim Chelsea ke Huddersfield Town.
Di sisi lain, Real Madrid terus menerus dikatkan kepada kedua pemain. Akan tetapi tidak ada dari kedua belah pihak yang sudah memastikan masa depan kedua pemain.
Maurizio Sarri dikabarkan akan menjalani pembicaraan empat mata dengan Courtous pada Senin waktu setempat. Setelah pembicaraan tersebut, sang pelatih berharap untuk mendapatkan ‘lebih kabar baik dari pada buruk’ soal keinginan mereka untuk pergi dari Stamford Bridge.

Disisi lain, Luiz, yang bermain penuh pada pertandingan Chelsea melawan Manchester City (0-2) di laga Community Shield, bersikukuh Chelsea akan mampu terus bersaing dengan para pesaing jika Courtois dan Hazard ternyata pada akhirnya keluar dari klub.
“Tentu saja. Saya pikir Chelsea memiliki skuat yang luar biasa, dengan pemain yang luar biasa juga.” Ucap Luiz yang dilansir dari FourFourTwo.
“Saya sebenarnya menginginkan mereka untuk tinggal, karena kami memiliki pemain hebat dengan kepercayaan diri mereka.”
“Mereka sangat mengetahui Chelsea, jadi mereka tau apa yang pernah mereka alami disini, seperti kebahagiaan yang mereka alami.”
|Semuanya mencintai mereka dan saya harap mereka bisa tinggal.”
“Tetapi jika mereka memilih untuk keluar, saya pikir kami masih bisa maju dengan pemain hebat yang ada.”

Di sisi lain, klub yang berhasil memenangkan Piala FA musim lalu tersebut sukses meyakinkan Willian untuk menolak segala tawaran dari Barcelona dan Manchester United.
Pemain sayap 29 tahun tersebut sudah mengucapkan keinginan terbesarnya untuk terus membela Chelsea pada hari Minggu kemarin. Keputusan tersebut sepertinya tidak terlalu mengejutkan bagi Luiz.
“Dia adalah pemain dan teman yang luar biasa,” ucap Luiz.
“Saya sudah tau Willian sejak saya berumur delapan tahun, waktu yang sangat lama.”
“Willian cinta Chelsea. Dia sudah bermain hari ini setelah Piala Dunia, dirinya berhasil menunjukkan kemampuannya, jadi saya menginginkannya untuk tinggal.”
“Chelsea cinta Willian, Willian cinta Chelsea, hal tersebut sangat baik.”

Axel Witsel Setuju Untuk Pindah Ke Borussia Dortmund

Axel Witsel Setuju Untuk Pindah Ke Borussia DortmundKlub sepakbola, Borussia Dortmund dikabarkan sudah mencapai titik sepakat pada pertemuan pribadi dengan pemain gelandang Belgia, Axel Witsel.

Axel Witsel sepertinya akan menempuh langkah pertamanya di salah satu liga terpesar Eropa. Hal tersebut dikarenakan dirinya sudah setuju tawaran Borussia Dortmund untuk pindah dari Tianjin Quanjian.
Pemain Belgia tersebut, dikabarkan akan menandatangani kontrak sepanjang empat tahun di Bundesliga. Kontrak tersebut akan diresmikan ketika kedua belah pihak sudah setuju atas harga kalusul sang pemain.
Sebelumnya Witsel sempat dikaitkan dengan beberapa klub Eropa yang lebih besar, tetapi sepertinya karirnya akan menempuh rute yang jarang dilewati orang.
Memulai karir di Standard Liege, Witsel kemudian langsung meloncat ke Benfica untuk satu musim, sebelum akhirnya menghabiskan empat tahun di Russia bersama dengan Zenit.
Witsel kemudian pindah ke Tianjin, dirinya dibeli dari Zenit seharga 20 Juta Euro pada Januari 2017. Dan ketika di klub tersebut, Witsel berhasil mencetak gol pertama klub di Liga Super China.
Dirinya juga sempat membantu klub menjadi juara ketiga.

Witsel sendiri memainkan peran yang penting pada kisah timnas Belgia di Piala Dunia 2018. Yang mana kita tau mereka berhasil mengalahkan Inggris dan berakhir menjadi juara ketiga.
Dan Dortmund sepertinya jadi tertarik untuk mendatangkan Witsel setelah melihat performanya. Nanti jika sudah datang, sang gelandang diyakini mampu membagikan pengalamannya kepada pemain-pemain muda.
“Setelah Piala Dunia 2018, sudah menjadi tujuan saya untuk pergi dari China dan kembali ke Eropa,” Ucap Witsel yang dilansir dari FourFourTwo.
“Saya sangat senang dan juga bangga bisa segera bermain bersama BVB.”
“Setelah pembicaraan pertama kami, saya tidak perlu berpikir dua kali, karena bagi saya Borussia Dortmund merupakan salah satu klub terbaik di Eropa.”
“Sejujurnya, saya tidak bisa menunggu untuk berlari di depan 81.000 orang.”

Direktur Olahraga, Michael Zorc yakin sang pemain 29 tahun tersebut akan cocok dengan klub.
“Kami sudah sangat tertarik untuk mendatangkan Axel Witsel semenjak bulan-bulan yang lalu, dan sangat senang karena dirinya sudah memilih Borussia Dortmund,” Ucap Zorc.
“Axel merupakan pemain dengan pengalaman di kancah internasional yang luar biasa, yang memiliki seluruh kemampuan untuk membentuk gelandang tengah BVB: mulai dari pengertian taktis, kekuatan tekel, kecepatan, kreativitas dan mentalitas.”

Disisi lain, ada laporan yang mengatakan bahwa kedatangan Witsel akan menjadi bantuan bagi Julian Weigl untuk keluar. Yang mana dikabarkan sudah ada Paris Saint-German dan Manchester City siap menunggu.

Arturo Vidal Ternyata Sempat Hampir Pergi Ke AC Milan

Arturo Vidal Ternyata Sempat Hampir Pergi Ke AC Milan

Arturo Vidal menyatakan bahwa dirinya sempat memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Inter setelah keluar dari Bayern, tetapi dirinya senang karena akhirnya bergabung dengan Barcelona.

Arturo Vidal yakin dirinya sudah mengambil langkah yang besar dengan keluar dari Bayern Munchen dan pergi ke Barcelona. Vidal juga sempat mengatakan bahwa Barcelona merupakan ‘tim terbaik di dunia’.
Pemain gelandang tersebut telah mendatangani kontrak tiga tahun di Camp Nou. Barca sendiri perlu mengeluarkan uang sebesar 20 Juta Euro untuk membawanya masuk ke klub.

Mantan pemain Juventus tersebut, mengatakan dirinya hampir menyutujui untuk kembali ke Serie A bersama Inter. Akan tetapi dirinya senang dengan keputusannya saat ini dan yakin dirinya bisa bermain di LaLiga.
“Saya sangat senang. Ini adalah tim terbaik di dunia, sebuah lompatan menuju klub yang lebih besar daripada Bayern Munchen,” Ucap Vidal yang dilansir dari FourFourTwo.
“Saya berharap dapat membantu tim memenangkan banyak gelar disini dan saya siap untuk memenuhi segala ekspektasi.”
“Saya sudah sering mendengar soal ‘darah Barcelona’, tetapi saya memiliki mentalitas. Hal yang paling penting dalam memenangi gelar.”
“Sudah menjadi kesenangan hati bisa bermain bersam pemain seperti Lionel Messi, karena dirinya adalah yang terbaik di sejarah. Sekarang saya sedang bermain di tim yang sama dengan Messi.”
“Saya harus mampu bersaing, karena pemain-pemain ini merupakan yang terbaik di dunia.”

Vidal kemudian ditanyai soal kisah dirinya membuat keputusan untuk bergabung dengan Barca.
“Tanggung jawab saya adalah berlatih dengan keras. Bukan keputusan saya untuk negosiasi dengan klub.”
“Hal tersebut tergantung agen saya, tetapi ketika dirinya memberikan saya pilihan pergi ke Barcelona, saya tidak ragu sedikit pun. Saya ingin bermain dengan tim terbaik di dunia.”

Pada dua musim Liga Champions terakhir, Vidal dan Bayern keduanya dijatuhkan dengan musuh terbesar Barca, Real Madrid.
Dan ketika Vidal menyatakan dirinya tidak memiliki masalah apapun dengan Madrid, tetapi sang pemain mengakui dirinya sangat menginginkan gelar kemenangan benua Eropa.
“Tujuan saya adalah memenangkan Liga Champions. Liga yang belum pernah saya menangkan sekalipun,” Ucap Vidal.
“Saya pikir saya bisa mencapainya dengan tim ini, tim terbaik di dunia.”
“Saya akan tinggal disini untuk tiga tahun, jadi saya tidak ingin hanya memenangkan satu Liga Champions. Tetapi saya berharap bisa memenagkan tiga Liga Champions.”